ANNI Minta Batas Ukuran Kapal ke ZEE Mininal 200 Gross Ton

JAKARTA – Aliansi Nelayan Indonesia (ANNI) mengusulkan agar pemerintah merubah aturan kapal tangkap ikan yang akan melaut ke wilayah ZEEI minimal 200 Gross Ton (GT).

Ketua Umum ANNI, Riyono mengatakan, nelayan tak bisa menggunakan kapal berukuran kecil ke wilayah ZEE Indonesia, tanpa terkecuali di dekat perairan Natuna. Sebab, ombak di kawasan itu terbilang tinggi.

“Faktanya memang di ZEE Indonesia itu butuh kapal besar, kalau kapal 100 GT ke atas itu butuh anggaran besar. Ini memang untuk nelayan besar,” kata Riyono, Rabu (14/1/2020) seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Saat ini, aturan terkait penggunaan kapal tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Nomor: D.1234/DJPT/PI.470. D4/31/12/2015 tentang Batasan Ukuran Kapal Ikan. Kapal tangkap yang boleh digunakan maksimal berukuran 150 GT dan kapal angkut 200 GT.

Karenanya, ia mendukung apabila pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merevisi kebijakan batasan ukuran kapal ikan. Menurutnya, perubahan kebijakan ini tak akan mengganggu nelayan kecil.

“Kami ikut kaji aturan itu. Kami usulkan bahkan 200 GT untuk kapal-kapal yang beroperasi di ZEE Indonesia. Jangan 150 GT lagi, tapi 200 GT,” ujarnya.

Kendati wilayah ZEE Indonesia kemungkinan besar hanya bisa dieksplorasi oleh nelayan besar, tetapi tetap akan berpengaruh pada kemajuan industri perikanan di dalam negeri. Ujung-ujungnya, nelayan kecil juga akan mendapatkan keuntungan.

“Nelayan itu kan dari kecil sampai besar. Ini untuk industri perikanan Indonesia, harus dikawal. Kalau industri perikanan maju, kan nelayan kecil juga untung,” jelas Riyono.

Aturan batasan penggunaan kapal ikan juga harus direvisi agar tak ada lagi kapal asing yang masuk ke wilayah ZEE Indonesia, seperti di perairan Natuna. Apabila kapal tangkap di atas 150 GT bisa masuk ke wilayah ZEE Indonesia, maka akan banyak nelayan lokal yang mengambil ikan di kawasan itu.

Sebelumnya, hal yang sama disampaikan oleh Deputi I Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Purbaya Yudhi Sadewa mengenai sulitnya nelayan lokal masuk ke Perairan Natuna bagian Utara lantaran pembatasan ukuran kapal ikan.

Dengan aturan itu, asing melihat wilayah Perairan Natuna Utara seperti tak berpenghuni. Dengan begitu, mereka merasa leluasa mengambil ikan di sana.

Jika kondisinya tak berubah, sambung Purbaya, bisa-bisa Perairan Natuna Utara diklaim oleh asing. Pendapat dunia mengenai kawasan itu bisa jadi berubah, padahal perairan tersebut jelas menjadi hak Indonesia.

“Ini harus dicermati, kalau dibiarkan nanti persepsi dunia berubah. Ini soal kedaulatan Indonesia di sana,” katanya.

Sementara itu, Susi membantah opini yang menyebut tak ada nelayan di perairan Natuna. Menurutnya, terdapat nelayan lokal di wilayah tersebut yang menggunakan kapal berukuran 150 GT.

“Siapa bilang Natuna kosong dari nelayan. Ini narasi semua orang itu seolah-olah Natuna kosong,” ucap Susi.

Baru-baru ini polemik masuknya kapal China ke Perairan Natuna Utara kembali menjadi perbincangan di publik. China diduga melanggar Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, termasuk kegiatan IUU fishing, dan pelanggaran kedaulatan oleh coast guard atau RRT di perairan Natuna.

Indonesia menegaskan tidak akan pernah mengakui 9 dash-line RRT karena penarikan garis tersebut bertentangan dengan UNCLOS sebagaimana diputuskan melalui Ruling Tribunal UNCLOS tahun 2016.

Editor: Hendra Wijaya

...
Sulselsatu

Reyhand Sinaga, WNI Divonis Seumur Hidup di Inggris atas Kasus Pemerkosaan

JAKARTA - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Reyhand Sinaga divonis penjara seumur hidup atas kasus pemerkosaan di Manchester, Inggris. Melansir CNN Indonesia, Hakim Suzanne...
Sulselsatu

Sehari Sebelum Masa Larangan, Suardi Saleh Bakal Mutasi Pejabat

SULSELSATU.com, BARRU - Bupati Barru Suardi Saleh akan memutasi sejumlah pejabat dari berbagai eselon pada Selasa (7/1/2019). Keputusan Suardi ini nyaris bertepatan dengan larangan mutasi...
Sulselsatu

Sulsel Diprediksi Hujan Lebat pada 10 Januari, Adnan Imbau Masyarakat Gowa Siaga

SULSELSATU.com, GOWA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiagaan dalam mengantisipasi curah hujan dengan intensitas tinggi (lebat) yang diprediksi...
Sulselsatu

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...
Sulselsatu

Tabrak Pohon di Barru, Pengendara Motor Asal Pangkep Tewas

SULSELSATU.com, BARRU - Suhardi (18), asal Alakarajae, Kelurahan Attasalo, Kecamatan Ma'rang, Pangkep, tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Ammaro, Barru, Minggu...
Sulselsatu

3 Cara Ampuh Keluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

SULSELSATU.com - Kondisi Si Kecil yang baru lahir memang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit. Terlebih jika cuaca di luar sedang tak menentu. Akibatnya, bukan hanya...
Sulselsatu

Sah, Upah Minimum Kota Makassar 2020 Rp3,1 Juta

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dewan pengupahan resmi menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) 2020 sebesar Rp3,1 juta. UMK ditetapkan melalui sidang pleno di Dinas Ketenagakerjaan, Jumat (15/11/2019)....
Sulselsatu

IndoXXI Tutup, Situs Streaming Film Gratis Masih Bermunculan

SULSELSATU.com, JAKARTA - Situs streaming film gratis, IndoXXI sudah tutup pada 1 Januari 2020. Namun, situs web streaming film di Indonesia seakan tak ada...
Sulselsatu

GALERI FOTO: Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa Demo Blokade Jalan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar aksi penolakan revisi Undang-undang KPK. Dalam aksinya mereka membakar ban bekas serta memblokade Jalan Perintis Kemerdekaan,...

Baca Juga

Sulselsatu

12 Kandidat Berebut Tiket Hanura

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 12 kandidat calon Walikota Makassar bakal mengikuti fit and proper test di Partai Hanura. Rencananya, uji kelayakan dan kepatutan itu...
Sulselsatu

Pemkot Makassar Wacanakan Pembatasan Kendaraan Pribadi bagi Anak di Bawah Umur

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemkot Makassar berencana membatasi penggunaan roda dua bagi anak di bawah umur. Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, pihaknya akan melakukan...
Sulselsatu

Visi Misi Appi Diacungi Jempol Berbagai Pihak

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Konsep pembangunan calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) diacungi jempol sejumlah pihak. Appi menyampaikan visi misinya depan 1.500 tokoh masyarakat dari...
Sulselsatu

Mabes Polri Mulai Selidiki Kasus Korupsi Asabri

SULSELSATU.com, JAKARTA - Mabes Polri mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam perusahaan asuransi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Badan...

TERKINI

Sulselsatu

Pemkab Gowa Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin Penderita Tumor

SULSELSATU.com, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa menanggung biaya pengobatan Marsuki Daeng...
Sulselsatu

Gempa Bermagnitudo 6,6 Guncang Sulawesi Utara

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gempa bermagnitudo 6,6 mengguncang Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang...
Sulselsatu

Liverpool Benamkan Manchester United di Anfield

SULSELSATU.com - Liverpool meraih tiga angka saat menjamu Manchester United pada...
Sulselsatu

Diskes Sulsel Siagakan Lima Unit Ambulans Laut di Dermaga Paotere

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk sementara...
Sulselsatu

Antisipasi Tak Dapat Parpol, Danny Mulai Jajaki Jalur Perseorangan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bakal calon Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...
Sulselsatu

Jorge Lorenzo dan Max Biaggi Terpilih Jadi Legenda MotoGP

JAKARTA - Eks pebalap asal Spanyol Jorge Lorenzo terpilih jadi MotoGP...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Paris Yasir Minta Kader Karang Taruna Jeneponto Netral di Pemilu 2019

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir mengajak kader Karang Taruna untuk netral di Pemilu 2019. Hal dikatakan Paris pada temu karya Karang Taruna...